polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138

BI Catat Penyaluran Kredit Baru Perbankan Meningkat 82,6 Persen

Ilustrasi kredit
0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

Selasa, 20 Juni 2023 – 12:06 WIB

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Mei 2023 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Hal itu ditunjukkan oleh Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru yang sebesar 82,6 persen.

Baca Juga :

BI Sebut Posisi Investasi Internasional RI Kuartal I-2023 Terjaga dan Tunjukkan Ketahanan Eksternal

Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono mengatakan, faktor utama yang mempengaruhi penyaluran kredit baru yakni permintaan pembiayaan dari nasabah. Kemudian, prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain.

“Penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Mei 2023 terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada Mei 2023 yang tercatat sebesar 82,6 persen, lebih tinggi dari SBT 68,9 persen pada bulan sebelumnya,” kata Erwin dalam keterangan Selasa, 20 Juni 2023.

Baca Juga :

Debitur Kredit Ultra Mikro Didominasi Perempuan, Kebanyakan Umur Segini

Ilustrasi transaksi kartu kredit.

Erwin menuturkan, sementara untuk keseluruhan kuartal II-2023 diperkirakan penawaran penyaluran kredit baru dari perbankan diperkirakan meningkat.

Baca Juga :

Aliran Modal Asing Masuk ke RI di Pekan Kedua Juni Capai Rp 2,38 Triliun

“Permintaan pembiayaan korporasi pada Mei 2023 terindikasi tumbuh terbatas. SBT pembiayaan korporasi tercatat sebesar 12,5 persen, lebih rendah dari SBT 19,8 persen pada April 2023,” jelasnya.

Erwin menjelaskan, untuk mayoritas pembiayaan bersumber dari dana sendiri namun lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, permintaan pembiayaan yang bersumber dari perbankan dalam negeri terindikasi meningkat. Adapun pembiayaan dari pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik terindikasi lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %