polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
slot rusia
disko69
slot thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
slot jepang
disko69
ngaso77
zoro77
dino69
dino69
dino69
polaslot138

Langka Jelang Idul Adha, Harga Gas Melon di Samarinda Capai Rp50 Ribu

Gas Elpiji 3 kg
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Selasa, 27 Juni 2023 – 06:50 WIB

Samarinda – Jelang Lebaran Idul Adha 2023, gas 3 Kg alias gas melon di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami lonjakan harga hingga Rp50 ribu. Kenaikan tersebut dipicu oleh kelangkaan gas melon di pasaran. Para pengecer mematok harga tinggi karena beralasan sangat sulit mendapatkan gas dari penyalur di pangkalan LPG.

Baca Juga :

Gas Melon di Beberapa Wilayah Sumbar Mulai Langka, Anggota DPR Minta Pertamina Investigasi

“Saya dapat di pasar baru saja, harganya 40 ribu rupiah. Mau tidak mau harus dibeli, terpaksa,” kata Mutmainnah (36) warga Loa Bakung Samarinda, Senin (26/6/2023).

Dijelaskan dia, kelangkaan gas melon di Samarinda sudah terjadi sekira 2 bulan. Para pengecer mengambil kesempatan menaikkan harga yang semula hanya 25 ribu rupiah, melonjak menjadi 40 bahkan 50 ribu rupiah.

Baca Juga :

Sudah 3 Pekan Langka, Warga di Jombang Kesulitan Beli LPG 3 Kilogram

“Susah sekali mencari gas di Samarinda ini. Kalau pun ada ya harganya mahal. Kita berharap sekali, baik Pertamina maupun Pemerintah Daerah mau terjun operasi pasar,” harapnya.

Tabung gas elpiji 3 kg atau tabung melon/Ilustrasi.

Photo :

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Baca Juga :

Daftar Harga Pangan 19 Mei 2023: Beras hingga Cabai Naik

Selain ibu rumah tangga, para pedagang kecil juga ikut menjerit akibat kenaikan harga gas melon. Mereka bahkan berencana untuk menaikkan harga dagangan, karena sulitnya mendapatkan gas. “Saya tercatat keluarga miskin, hanya dapat jatah 1 gas sesuai kebutuhan rumah tangga. Tapi saya gunakan untuk dagang tahu tek. Saya enggak makan kalau enggak jualan, tapi gas mahal begini,” kata Rahmad Bakir (52).

Diungkapkan Rahmad, kelangkaan tabung gas di Samarinda sudah sering terjadi. Dia heran, kenapa kuota tabung gas tidak pernah ditambah oleh Pertamina. “Gas 3 kg di Samarinda sering langka. Sejak tahun – tahun lalu. Tapi saya bingung, Pertamina kan BUMN, masak tidak ada penyelesaian begini. Masyarakat kecil menjerit,” keluhnya.

Halaman Selanjutnya

Belum lama ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebut masalah kelangkaan gas melon di Samarinda tengah diupayakan untuk kembali stabil. Dia bahkan menyampaikan persoalan kelangkaan gas itu hingga ke tingkat Kementerian.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %