polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138

Mendag Zulhas Pede RI Jadi Pusat Industri Kendaraan Listrik karena Ini

Mendag Zulkifli Hasan atau Zulhas
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Selasa, 11 Juli 2023 – 16:48 WIB

Jakarta –  Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia bakal menjadi negara pusat kendaraan listrik di dunia baik mobil dan motor. Karena, memiliki bahan baku baterai yang melimpah.

Baca Juga :

Polisi Sebut Pesan Berantai Surat Tilang Bisa Dikirim Via WA Hoax

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya. Khususnya, untuk membuat investor tertarik menanamkan modal dan membangun pabrik untuk industri kendaraan listrik. 

“Kita punya keunggulan jumlah penduduk lebih banyak, kita juga punya baterai, kalau banyak pabrik bisa bikin di sini, kita jadi pusat mobil motor listrik kendaraan green economy ada di sini,” ujar Zulkifli usai mengunjungi PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 11 Juli 2023.

Baca Juga :

Komitmen Bantu Pelaku UMKM Kembangkan Bisnis, Ini yang Dilakukan PAN

Lebih lanjut dia memastikan keseriusan Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat kendaraan listrik. Salah satunya dengan pelarangan ekspor nikel atau yang dikenal dengan kebijakan hilirisasi.

Baca Juga :

Generasi Terbaru Mobil Ikonik Toyota Segera Dijual

Menurut Zulkifli, Pemerintah ingin para pemain mobil listrik dapat datang dan membangun pabriknya di Tanah Air. Sehingga Indonesia tak perlu lagi menjual bahan mentah nikel.

“Pak Presiden (Joko Widodo) melarang ekspor nikel yang kita sebut kebijakan hilirisasi itu dilarang oleh Eropa, karena akan merugikan mereka. Dengan begitu kita untung ribuan kali, jual nikel satu, kalau jual baterai kan sudah ribuan kali. Oleh karena itu, kita mati-matian pusat mobil listrik ada di sini, karena kita punya sumber dayanya,” kata Zulkifli.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %