polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138

Minim Sentimen Positif, Rupiah Dihantuin Pelemahan Hari Ini

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta.
0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

Selasa, 14 November 2023 – 10:10 WIB

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada perdagangan Selasa pagi, 14 November 2023. Rupiah menguat sebesar 4 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp 15.698 per dolar AS. 

Baca Juga :

IHSG Terus Dibayangi Capital Outflow, Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan Cuan

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 15.713 per dolar AS.

Rupiah melemah terhadap dolar AS.

Photo :

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

Baca Juga :

BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen 2024, Pemilu hingga Pembangunan IK Jadi Andalan

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi melemah pada hari ini.

“Tidak ada sentimen baru untuk pergerakan rupiah vs dolar AS dari kemarin hingga pagi ini. Jadi rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS hari ini seperti kemarin,” kata Ariston kepada VIVA Selasa, 14 November 2023. 

Baca Juga :

Gegara Demo Dukung Palestina, 2 Kelompok Mahasiswa Kena Skorsing dari Kampus Terkemuka AS

Ariston menuturkan, perhatian atau fokus pasar hingga saat ini masih sama, yakni soal soal kebijakan suku bunga tinggi AS. Kemudian konflik di jalur Gaza, dan pelambatan ekonomi.

Menghitung uang kertas rupiah pecahan 100 ribu (Foto ilustrasi)

Photo :

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

“Malam ini, pasar akan menantikan data inflasi konsumen AS bulan Oktober. Data ini ditunggu pasar karena berhubungan erat dengan ekspektasi kebijakan suku bunga AS ke depan. Untuk itu mungkin rupiah vs dolar AS masih berkonsolidasi,” ujarnya. 

Adapun mata uang rupiah terhadap dolar AS berpotensi melemah ke arah Rp 15.750. Sedangkan potensi support di sekitar Rp 15.680.

Halaman Selanjutnya

“Malam ini, pasar akan menantikan data inflasi konsumen AS bulan Oktober. Data ini ditunggu pasar karena berhubungan erat dengan ekspektasi kebijakan suku bunga AS ke depan. Untuk itu mungkin rupiah vs dolar AS masih berkonsolidasi,” ujarnya. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %