polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138

Posisi Cadangan Devisa RI Juni Turun Jadi US$137,5 Miliar

Ilustrasi Cadangan Devisa/Utang Luar Negeri/Modal Asing.
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Jumat, 7 Juli 2023 – 12:51 WIB

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia sebesar US$137,5 miliar pada akhir Juni 2023. Jumlah itu turun bila dibandingkan posisi akhir Mei 2023 yang sebesar US$ 139,3 miliar.

Baca Juga :

KKJ – PKJB 2023 Digelar 7 – 9 Juli, 103 UMKM Kriya Siap Meramaikan Gedung Sate

Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono mengatakan meski tercatat turun, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2023 tetap tinggi sebesar US$137,5 miliar.

“Penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah,” kata Erwin dalam keterangan Jumat, 7 Juli 2023.

Baca Juga :

Bea Cukai Bandung Kunjungi Perusahaan Sepatu dan Gitar Penerima Fasilitas Kepabeanan

Erwin menjelaskan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah. Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai bahwa cadangan devisa tersebut tetap mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujarnya.

Baca Juga :

Kronologi Kasus Pembunuhan Pasutri di Tulungagung Gegara Utang Batu Ritual

Erwin menyatakan, dari posisi cadangan devisa tersebut, BI masih memandang bahwa cadangan devisa akan tetap memadai. Hal itu didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga.

“Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %