polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
slot rusia
disko69
slot thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
slot jepang
disko69
ngaso77
zoro77
dino69

Terapkan Maritime Single Window, RI Gandeng Tanzania, dan Zanzibar Kembangkan Digitalisasi Pelayaran

RI perkuat implementasi Maritime Single Window.
0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Rabu, 14 Juni 2023 – 23:40 WIB

Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menyambut kunjungan delegasi Tanzania dan Zanzibar di Pelabuhan Tanjung Priok, hari ini.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dirjen Perhuhungan Laut Kemenhub, Capt Hendri Ginting mengatakan, hal ini adalah kesempatan bagi kedua belah pihak, untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam pendekatan praktis dan inovatif terkait implementasi Maritime Single Window tersebut.

“Implementasi single window ini merupakan langkah penting dalam percepatan digitalisasi di bidang perkapalan, dan akan menjadi kewajiban bagi pelabuhan di seluruh dunia untuk mengoperasikan Maritime Single Windows (MSWs) guna pertukaran informasi secara elektronik terkait kedatangan, masa tinggal, dan keberangkatan kapal di pelabuhan,” kata Hendri dalam keterangannya, Rabu, 14 Juni 2023.

IMO telah mengadopsi perubahan pada Konvensi Fasilitasi (FAL), dalam pertemuan the 47th IMO Facilitation Committee meeting pada awal tahun ini. Amandemen ini akan menjadikan pintu gerbang tunggal (single window) untuk pertukaran data di pelabuhan menjadi wajib mulai tanggal 1 Januari 2024.

Kemenhub tangkap 3 kapal asing, dan 1 berbendera Indonesia di Batam.

Hendri menegaskan, Indonesia sepenuhnya berkomitmen untuk melaksanakan platform single window guna menyederhanakan layanan dan mengurangi beban administratif. Dengan telah beroperasinya Maritime Single Window sejak tahun 2016, pemerintah terus bekerja untuk menghilangkan hambatan dan mengurangi biaya logistik guna meningkatkan kinerja pelabuhan serta daya saing.

“Hingga saat ini, Indonesia sedang berupaya untuk menerapkan Maritime Single Window di 260 pelabuhan, yang akan membuat seluruh pelabuhan di Indonesia terintegrasi penuh,” ujar Hendri.

Halaman Selanjutnya

Dia menegaskan, Indonesia akan terus mengembangkan Maritime Single Window, dan terbuka untuk kesempatan memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota IMO lainnya. Hal itu guna meningkatkan kinerjanya, serta mendukung Sistem Pintu Gerbang Tunggal Elektronik Tanzania (TeSWS).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %