polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
slot rusia
disko69
slot thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
slot jepang
disko69
ngaso77
zoro77
dino69

Trennya Memang Terus Naik Sejak Zaman Soekarno

Gedung Kementerian Keuangan RI.
0 0
Read Time:1 Minute, 2 Second

Rabu, 14 Juni 2023 – 13:14 WIB

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, posisi utang RI sejak masa Pemerintahan Soekarno hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan oleh Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deni Ridwan.

Adapun itu juga sebagai respons atas pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) yang menyebutkan bahwa dalam setahun, Pemerintah membayar cicilan utang dan bunga mencapai Rp 1.000 triliun. Dan menjadi pembayaran paling besar dalam sejarah sejak Indonesia merdeka.

“Jadi statement Pak JK itu berlaku sejak zaman Presiden Soekarno, jadi utang itu akan terus meningkat lebih tinggi dari sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan masa kemerdekaan,” kata Deni di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Juni 2023.

Ilustrasi utang.

Photo :

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Meski utang terus mengalami peningkatan, kata Deni, size ekonomi RI pada Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini juga menjadi yang tertinggi sejak Indonesia merdeka.

“Jadi utang meningkat tetapi kemampuan kita juga meningkat,” ujarnya.

Deni menuturkan, posisi utang dapat menjadi bahaya bila suatu negara atau perusahaan tidak bisa membayar kewajibannya atau default, baik pada pembayaran bunga maupun pokok.

Halaman Selanjutnya

“Alhamdulilah sejarah Indonesia tidak pernah default, dan apakah risiko dari sebelumnya? Nggak juga,” imbuhnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %